Sabtu, 23 April 2016

22 April 'Forget it'

Setelah aku memikirkannya semalaman dan tau namanya sangat melahkan bagiku. Hari ini aku berharap aku bertemu dengannya. Dan beruntungnya diriku saat aku menemui Dia saat jalan di Leuwiliang sedang macet itu. Ah Sial aku bertemu dengan Dia lagi. Di parkiran Dia bergegas cepat untuk menyebrang seolah aku sangat lambat ketika saat itu. Dan saat menyebrang ya, Dia di belakangku, betapa hatiku terasa kaku sekali. Rasa apakah ini? Lalu aku ke kelas tanpa memperdulikan Dia lagi. Pelajaran pertama aku masih memikirkan Dia. Kedua dan seterusnya~ Lalu aku tak bisa melihat Dia ketika istirahatpun dan teman-temannya. Dan saat perlajaran ke tiga aku melihatnya. Dan saat istirahat lagi aku tak bisa menemuinya. Saat bel pulang aku masih di kelas berharap Dia ada, dan benar Dia ada tanpa aku sadari saat aku becanda dengan teman-temanku. Tetapi Dia pergi. Tanpa berpikir lagi aku langsung memutuskan pulang dan kebetulan perutku terasa sakit sekali, dan aku izin untuk tidak ekskul hari ini. Dan saat di parkiran aku tak melihatnya dan aku lupa motor dia yang mana? Ah apa aku ini lupakan saja sepertinya. Saat aku pulang, rasanya ada yang mengganjal aku untuk tidak pulang. Saat malam tiba aku masih memikirkannya. Ya sebaiknya aku melupakannya, tapi semakin aku melupakannya aku malah memikirkan Dia terus. Ah bosan sekali, Shit! Lalu aku berkata dalam pikiranku "hm.. Parker"
.
.
.
.
.
.
.
Dan esoknya aku tahu bahwa dia mempunyai kekasih, dan dia kembar. Lucu sekali ya? Aku terlalu berharap bahwa ada seseorang yang menyukaiku :) mungkin hanya rasaku saja.

21 April 'I Know'

Pagi ini Aku ga kesiangan lagi, Aku langsung menuju ke sekolah. lalu sambil mengingat-ingat pelajaran untuk hari ini. Ketika Aku parkir ga ada hal aneh yang terjadi, sama sekali. Aku langsung jalan dan menuju untuk menyebrang ke sekolah. Hari ini Aku cukup bahagia sekaligus biasa aja. dan pelajaran pertama hari ini adalah bahasa sunda, sempet ada pr tentang sisindiran tapi Aku udah. Dan nama Aku disebutin dan Aku harus nerangin ke depan. Oh, Shit! haha degdegan parah Aku. Untung aja Aku udah nulis, kalo engga. Mati Aku haha. Lalu pelajaran selanjutnya PAI sama seperti sebelumnya IPA2 memulai dengan membaca al-quran lalu presentasi dan ulangan mendadak waktu itu, soalnya mirip banget kaya di lks haha dasar si ibu. Dan saat istirahat sylvie meminta Aku buat anterin ke toko buat ambil burning dan sebelumnya Aku meminta buat sholat dulu. tapi pas Aku sm ipi ketemu Bu Rusti dijawabnya ga boleh yaudah akhirnya kita ga jadi. Dan setelah istirahat dilanjut dengan ulangan yang PAI itu. lalu dilanjutkan dengan BP. dan kami meminta izin ke guru buat ambil Burning SI itu. Setelah mengambil lalu Aku berangkat untuk ke Masjid. Setelah istirahat Aku melanjutkan pelajaran yaitu MTK tentang Limit dan akhirnya ngelajutin lagi pelajaran bahasa indonesia yaitu presentasi. setelah semua selesai tiba untuk istirahat sambil menunggu pengumuman untuk pramuka, sesudah Aku sholat gue ngeliat lelaki itu lagi, iya Dia! Pas semua kelasnya ga pramuka, tapi Dia! Dia masih setia di sekolah. Ya, Dia itu teman sekelas mantanku. Dia.. Aku tak tahu jelas namanya. Ada perasaan aneh di hatiku. Hm.. Aku terasa canggung saat bertemu dia, seolah ada hal yang aneh dalam diriku. Dia melihatku? Dia memperhatikanku? Ah.. yang benar saya. Itu semua hanya hayalanku. Aku sosok yang kaya tomboy gini ga ada yang mau suka dengan penampilanku. Lalu aku pergi ke kelas, masih dengan hal yang sama aku memikirkan Dia.. Ya... Hmm tapi yasudahlah lupakan. Aku pergi ke pintu dan melihat kantin, Dia. Masih di tempat yang sama. Hmm.. sepertinya Aku mulai gila. Tiba gue saat pramuka di Lapangan belakang, ah bosan sekali rasanya. Banyak sekali yang bolos hari ini sepertinya. Rasanya akupun ingin bolos juga. Aku terkejut, ya! Dia ikut pramuka. Hmm sosok yang aneh, biasanya kelas dia itu banyak sekali yang bolos kalo soal pramuka. Tapi dia beda, dia pramuka bersama temannya yang menemaninya sewaktu di kantin tadi. Ahh sial, aku terus memikirkannya. Dan akhirnya pramuka pun selesai sewaktu tadi hanya Dia dan temannya di kelas dia yang pramuka. Ah sial aku ingin melihatnya di parkiran lagi lalu pulang bersama. Tapi itu tidak terjadi. Setelah pramuka aku langsung mengambil tasku dan berbegas untuk pulang tetapi aku tau Dia belum pulang. Sambil melihat lomba yang diadakan di sekolah kami dan aku melihat Dia dengan kumis tipisnya itu. Lalu aku segera bergegas berangkat ke parkiran, dan ternyata aku telalu cepat, Dia masih di sana. Rasanya malu sekali jika aku balik lagi. Tetapi mau tidak mau aku harus mengendarai motor ini. Sesampai di tempat tepi jalanan saat aku ingin menempatkan ini di Jalanan Dia ada disana dan temannya berkata kepada Dia "Ayo lari!" aku berpikir bahwa apakah dia juga menunggu aku? Di jalan aku tak bisa berhenti memikirkan itu. Lalu aku mencari-cari namanya dan aku dapat, Nama Dia "Parker" :)

20 April 'I dont Know'

Pagi ini, bagi Aku terlihat santai-santai aja. Seperti biasa Aku berangkat jam 06.20. Gue ngeliat ke jam tangan, dan ternyata Aku TELAT! OMG! Aku harus cepet-cepet ke sekolah. Akhirnya dengan emosi yang ga tau arahnya kemana, Aku langsung buru buru nyalain motor tanpa memanaskan motor Aku. Di jalan seperti saat Aku telat, Aku udah mulai agak gila dengan laju yang ga tetap itu. Saat sampe parkiran, shit! Aku ngerasa ngegeleong nih hahaha rok Aku pake ribet segala pula karena agak kekecilan, dan Aku berkata "oh, shit!" tanpa Aku sadari ternyata ada lelaki sepertinya yang mendengarkan gue ngomong kaya begitu. Lalu Aku pun ga menghiraukan, Aku hanya melakukan untuk memarkirkan motor Aku. Di jalan Aku agak sedikit malu pas mau nyebrang karena ya, lelaki yang tadi itu sama seperti Aku yang akan menyebrang dan diapun akhirnya nyebrang duluan dengan dibantu oleh bapak-bapak. Hari itu Aku jalanin kaya biasa, jam pertama Aku olahraga, senam lalu dilanjut dengan ekonomi dan akhirnya yang terakhir LM. Waktu Aku pulang cuaca mulai mendung, dan akhirnya hujan deras disertai dengan petir. Lalu, Aku langsung pake jas hujan deket galuga. dan ya, hujan itu gede banget. Aku langsung menuju rumah bibi Aku dan membeli pecel di sana menunggu hujan reda dan akhirnya Aku pulang.