Setelah aku memikirkannya semalaman dan tau namanya sangat melahkan bagiku. Hari ini aku berharap aku bertemu dengannya. Dan beruntungnya diriku saat aku menemui Dia saat jalan di Leuwiliang sedang macet itu. Ah Sial aku bertemu dengan Dia lagi. Di parkiran Dia bergegas cepat untuk menyebrang seolah aku sangat lambat ketika saat itu. Dan saat menyebrang ya, Dia di belakangku, betapa hatiku terasa kaku sekali. Rasa apakah ini? Lalu aku ke kelas tanpa memperdulikan Dia lagi. Pelajaran pertama aku masih memikirkan Dia. Kedua dan seterusnya~ Lalu aku tak bisa melihat Dia ketika istirahatpun dan teman-temannya. Dan saat perlajaran ke tiga aku melihatnya. Dan saat istirahat lagi aku tak bisa menemuinya. Saat bel pulang aku masih di kelas berharap Dia ada, dan benar Dia ada tanpa aku sadari saat aku becanda dengan teman-temanku. Tetapi Dia pergi. Tanpa berpikir lagi aku langsung memutuskan pulang dan kebetulan perutku terasa sakit sekali, dan aku izin untuk tidak ekskul hari ini. Dan saat di parkiran aku tak melihatnya dan aku lupa motor dia yang mana? Ah apa aku ini lupakan saja sepertinya. Saat aku pulang, rasanya ada yang mengganjal aku untuk tidak pulang. Saat malam tiba aku masih memikirkannya. Ya sebaiknya aku melupakannya, tapi semakin aku melupakannya aku malah memikirkan Dia terus. Ah bosan sekali, Shit! Lalu aku berkata dalam pikiranku "hm.. Parker"
.
.
.
.
.
.
.
Dan esoknya aku tahu bahwa dia mempunyai kekasih, dan dia kembar. Lucu sekali ya? Aku terlalu berharap bahwa ada seseorang yang menyukaiku :) mungkin hanya rasaku saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar